Tips Komunikasi Murah dg PONSEL

August 14th, 2007 by fedry2007
Tips Komunikasi Murah
Jika tarif seluler di Indonesia semurah India atau bahkan negara-negara lain, kita mungkin tidak akan dipusingkan oleh membengkaknya tagihan komunikasi. Untuk itu, kami ingin berbagi tips dalam rangka menghemat biaya komunikasi. Bagaimana caranya??
  • Membatasi Pulsa
    Cara paling mudah untuk menghemat biaya telekomunikasi adalah dengan cara membatasi pengeluaran untuk pulsa. Untuk Anda yang menggunakan layanan prabayar, pastikan bahwa Anda tidak membeli pulsa di luar budget yang sudah dianggarkan. Sedangkan untuk pengguna layanan pascabayar, Anda bisa meminta operator untuk menentukan limit pulsa perbulannya
  • Maksimalkan Chatting
    SMS dianggap sebagai salah satu cara untuk menghemat komunikasi.Tapi tahukah Anda bahwa harga SMS terhitung mahal. Nah… untuk mensiasatinya, Anda bisa menggunakan aplikasi seperti AgileMessenger, Bluepulse, Xmessenger, ataupun aplikasi messaging lainnya. Sebagai gambaran, dengan aplikasi messaging tersebut, Anda bisa menghemat pulsa hingga 20 kali lipat. Yup, melalui GPRS, Anda bisa berkirim pesan singkat dengan tarif hanya sekitar Rp 15/pesan. Murah kan?
  • Gunakan VoIP
    Untuk Anda yang sering melakukan telepon interlokal ataupun internasional, maka sudah saatnya Anda menggunakan layanan VolP yang disediakan operator. Atau jika Anda ingin lebih irit lagi, bergabunglah dengan komunitasVolP seperti Skype atau VolP-rakyat.Tapi sebagai catatan, beberapa operator seluler memberikan layanan VolP yang sangat murah. Esia contohnya, cukup dengan menambahkan kode 010, Anda bisa telepon ke sesama pengguna Esia dimanapun hanya dengan Rp 1000/jam.
  • Punya Lebih Dari Satu Nomer
    Telepon ke sesama operator jauh lebih murah dibanding telepon antar operator. Wajar saja, karena saat kita telepon ke nomor dengan operator yang sama, kita tidak akan dibebankan dengan biaya interkoneksi. Nah.. untuk itu, tidak ada salahnya jika mulai sekarangAnda memiliki lebih dari satu nomor. Kalo bisa untuk semua operator.
  • Cari Waktu Yang Tepat
    Untuk menjaga agar tidak terjadi kelebihan trafik komunikasi, operator memberlakukan pembedaan tarif berdasarkan waktu sibuk. Contoh, menelepon pada saat siang hari tarifnya jauh lebih mahal dibanding malam hari. Oleh karena itu, terutama jika Anda berencana ngobrol panjang, pastikan bahwa Anda menelepon pada waktu-waktu di mana tarif pada posisi minimal, seperti malam hari atau pagi hari.
  • Manfaatkan Masa-masa Promosi
    Tarif promosi biasanya jauh lebih murah dibanding tarif reguler. Untuk itu, pastikan Anda memaksimalkan tarif murah tersebut. Apalagi saat ini operator tengah gencar menawarkan tarif promosi dengan waktu berlaku yang cukup lama. Agar tidak ketinggalan, Anda mesti sering-sering update informasi tentang layanan operator yang Anda gunakan.
  • Hitung Waktu
    Tahukah Anda bahwa tarif dihitung berdasarkan pembulatan ke atas? Artinya jika lama panggilan Anda 1 menit 2 detik, maka operator menghitungnya selama 2 menit. Kecuali jika mereka melakukan perhitungan tarif perdetik atau persatuan waktu lainnya. Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui satuan waktu tarif komunikasi operator yang Anda gunakan. Setelah itu, cobalah untuk selalu memperhatikan lamanya panggilan saat menelepon. Agar lebih mudah, gunakan bantuan aplikasi seperti auto hangs up. Aplikasi ini berfungsi untuk mengontrol lamanya komunikasi yang Anda lakukan.
  • Kenali Nomor Tujuan
    Roaming bisa boleh saja bebas biaya. Artinya, pengguna telekomunikasi bebas berpergian tanpa harus khawatir dikenai charge saat menerima panggilan di luar kota.Tapi lain halnya dengan si penelepon. Mereka akan membayar tarif lebih mahal jika menghubungi nomor-nomor yang tidak berasal dari daerah asal penelepon. Contoh, jika kita di Jakarta menelepon nomor asal Bandung, meskipun saat itu orang yang Anda tuju sedang ada di Jakarta, maka Anda harus membayar tarif interlokal. Nah… mulai dari sekarang, cobalah untuk tahu asal nomor yang Anda akan telepon. Minimal bisa Anda kelompokkan berdasarkan user group yang ada di phonebook.

sumber: telset

Cara Remove Virus Worm W32.IMAUT.J (Virus YM yang ngirim thecoolpics.net)

June 20th, 2007 by fedry2007

1. download ini dulu (IE “save target as” atau Firefox “save link as”) di situs: http://securityresponse.symantec.com/avcenter/UnHookExec.inf

2. klik kanan di file yang barusan di download, pilih install (untuk kita bisa jalanin Regedit)

3. kemudian jalankan regedit32 dari folder system32 di windows, biasanya ada di C:\WINDOWS\SYSTEM32\ untuk XP atau lewat START>RUN lalu di form open ketik REGEDIT

4. buka

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

atau

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System

atau

HKey_Current_User\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

hapus yang (antara ini) DisableLocalMachineRun atau DisableLocalMachineRunOnce atau DisableCurrentUserRun atau DisableCurrentUserRunOnce atau noRun. dia bisa pake apa aja untuk disable RUN, kalo gak ada key nya dan run masih di disable, search for “noRun”

5. hapus juga

“DisableTaskMgr”

“DisableRegistryTools”

6. buka

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

Hapus

“Task Manager” = “%Windir\system\svchost32.exe”

“SVCHOST” = “%Windir\system\svhost.exe”

7. buka

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Internet Explorer\Main

hapus

“Start Page” =”[http://]thecoolpics.com/[REMOVED]”

8. buka

HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Control Panel

hapus

“Homepage” = “1″

9. buka

HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\pager\View\YMSGR_buzz dan HKEY_CURRENT_USER\Software\Yahoo\pager\View\YMSGR_Launchcast

hapus

“content url” = “[http://]thecoolpics.com/[REMOVED]”

10. Restart, masuk ke safe mode

11. hapus file berikut

C:\WINDOWS\system32\svchost32.exe

C:\WINDOWS\system32\svhost.exe

(ini bukan file system, file system adalah svchost.exe dia niru)

12. dah, beres!

Tapi km harus inget, JANGAN KLIK SEMBARANGAN THD LINK DI MESSAGE BOARD atau STATUS WALOPUN ITU DIKIRIM TEMEN KM!

Selamat mencoba,

Fedry2007@yahoo.com

Bandung Terancam Gempa???

May 30th, 2007 by fedry2007
BANDUNG, (PR).-


Kota Bandung dan sekitarnya terancam diguncang gempa besar berkekuatan 7,5


pada skala Richter (SR). Ancaman ini bisa muncul, jika terjadi pergerakan di


sejumlah lempeng penyusun patahan Cimandiri-Lembang. Jika ini terjadi, gempa


besar tersebut akan mengguncang cekungan Bandung. Selain Kota Bandung,


Cimahi, Padalarang, serta Lembang, gempa juga mengintai sejumlah wilayah di


Sukabumi, termasuk Palabuhanratu.




 

"Sesar Cimandiri-Lembang masih tergolong aktif. Yang menjadi masalah


terbesar, sesar ini dikelilingi wilayah padat penduduk, seperti Kota Bandung


dan Kota Cimahi," tutur pakar geoteknologi dari Lembaga Ilmu


PengetahuanIndonesia (LIPI), Dr. Danny


Hilman Natawidjaja, usai Seminar Mitigasi Bencana Geologi di Hotel Horison,


Bandung, Rabu (23/5).




 

Sesar (patahan) yang memanjang dari Palabuhanratu Kab. Sukabumi hingga


Maribaya Lembang itu tersusun oleh lebih dari lima segmen batuan. Salah


satunya, Segmen Maribaya-Cimahi, yang panjangnya mencapai 25 km. MenurutDanny,


jika terjadi secara bersamaan, pergerakan 3-4 segmen saja sudah bisa


menimbulkan gempa dengan kekuatan mencapai 7,5 pada skala Richter.




 

Berdasarkan penelusuran "PR", gempa berkekuatan 7-7,9 SR dapat mengakibatkan


kerusakan serius pada areal yang cukup luas. Diperkirakan, gempa ini bisa


menghancurkan sebagian besar gedung dan fondasinya. Bahkan, getarannya bisa


menimbulkan retakan tanah di areal yang cukup luas. Kerusakan yang


ditimbulkan bisa disetarakan dengan ledakan 160 juta ton TNT (*


trinitrotoluene*).




 

Kalaupun yang mengalami pergeseran hanya satu segmen, menurut Danny, gempayang


ditimbulkan bisa mencapai 6 SR. Bahkan, jika Segmen Maribaya-Cimahi yang


bergerak, kekuatan gempa bisa menembus angka 6,9 SR. Gempa ini cukup untuk


menimbulkan retakan tanah dan menghancurkan bangunan dalam radius


lebih dari100 kilometer.




 

Sayangnya, menurut Danny, hingga saat ini sesar Cimandiri-Lembang belum


mendapat perhatian serius dari pemerintah. Padahal, potensi bencana yang


akan ditimbulkan akibat pergerakan sesar tersebut cukup besar.




 

"Sejauh ini, pergerakan yang terjadi di sekitar patahan Cimandiri-Lembang


memang masih relatif aman. Bahkan, berdasarkan data 100 tahun terakhir,


belum diketahui adanya pergerakan yang bisa menimbulkan bencana besar,"


tuturnya.




 

Namun, mengingat padatnya wilayah di sekitar sesar alam itu dan tingginya


potensi gempa yang bisa ditimbulkan, ia menyarankan agar pemerintah segera


melakukan penelitian lanjutan. "Bagaimanapun kita tinggal di areal rawan


gempa. Kapan saja, sesar tersebut bisa mengalami peningkatan aktivitas,"


tuturnya.




 

Dia menilai, data yang ada saat ini belum mencukupi kebutuhan minimal untuk


digunakan sebagai acuan melakukan tindakan pencegahan maupun langkah


evakuasi. Padahal, selain kecepatan pergeseran, struktur tanah dan batuanyang


ada di sekitar wilayah gempa juga memiliki andil yang besar untuk menentukan


besarnya dampak yang ditimbulkan.




 

"Suatu gempa dengan kekuatan yang sama dapat menimbulkan efek yag berbeda,


bahkan di dua lokasi yang jaraknya berdekatan sekalipun," tutur Kepala Balai


Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Dr.


Antonius Ratdomopurbo.




 

Walaupun sebuah bangunan yang berjarak 10 km dari pusat gempa rusak parah,


menurut dia, tidak tertutup kemungkinan jika bangunan lain yang berjarak 3


km dari pusat gempa hanya mengalami retak ringan. Hal itu dipengaruhi


susunan sedimentasi tanah yang ada di lokasi tersebut.




 

"Karena itu, untuk melakukan mitigasi bencana perlu dilakukan penelitian


secara menyeluruh, termasuk struktur sedimentasi yang membangun lapisan


tanah di suatu daerah. Dengan demikian, pemerintah bisa dengan efektif


melakukan mitigasi bencana," katanya.




 

Penelitian menyeluruh di patahan Cimandiri-Lembang, menurut Danny,


diperlukan untuk memprediksi sumber gempa, efek yang ditimbulkan, dan


bagaimana kerusakan yang akan timbul. "Dengan demikian, proses mitigasi


bencana bisa dilakukan dengan efektif dan efisien," kata Danny

Maulid Nabi dan Bangkitnya Semangat Juang

March 30th, 2007 by fedry2007

Maulid Nabi dan Bangkitnya Semangat Juang
Oleh IRFAN ANSHORY

SEBAGAI pembuka wacana, ada baiknya kita kutip amanat Presiden Soekarno pada peringatan maulid Nabi Muhammad saw. di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, tanggal 6 Agustus 1963 (Penerbitan Sekretariat Negara No. 618/1963).

"Sore-sore saya dibawa oleh Presiden Suriah Sukri al-Kuwatly ke makam Salahuddin. Lantas Presiden Kuwatly bertanya kepada saya, apakah Presiden Soekarno mengetahui siapa yang dimakamkan di sini? Saya berkata, saya tahu, of course I know. This is Salahuddin, the great warrior, kataku. Presiden Kuwatly berkata, tetapi ada satu jasa Salahuddin yang barangkali Presiden Soekarno belum mengetahui. What is that, saya bertanya. Jawab Presiden Kuwatly, Salahuddin inilah yang mengobarkan api semangat Islam, api perjuangan Islam dengan cara memerintahkan kepada umat Islam supaya tiap tahun diadakan perayaan maulid nabi.

Jadi Salahuddin, saudara-saudara, sejak Salahuddin tiap-tiap tahun umat Islam memperingati lahirnya, dan dikatakan oleh Pak Mulyadi tadi, juga wafatnya Nabi Muhammad saw. peringatan maulid nabi ini oleh Salahuddin dipergunakan untuk membangkitkan semangat Islam, sebab pada waktu itu umat Islam sedang berjuang mempertahankan diri terhadap serangan-serangan dari luar pada Perang Salib. Sebagai strateeg besar, saudara-saudara, bahkan sebagai massapsycholoog besar, artinya orang yang mengetahui ilmu jiwa dari rakyat jelata, Salahuddin memerintahkan tiap tahun peringatilah maulid nabi.

Sebagaimana dijelaskan dalam amanat Bung Karno di atas, peringatan maulid nabi untuk pertama kalinya dilaksanakan atas prakarsa Sultan Salahuddin Yusuf al-Ayyubi (memerintah tahun 1174-1193 Masehi atau 570-590 Hijriah) dari Dinasti Bani Ayyub, yang dalam literatur sejarah Eropa dikenal dengan nama "Saladin". Meskipun Salahuddin bukan orang Arab melainkan berasal dari suku Kurdi, pusat kesultanannya berada di Qahirah (Kairo), Mesir, dan daerah kekuasaannya membentang dari Mesir sampai Suriah dan Semenanjung Arabia.

Pada masa itu dunia Islam sedang mendapat serangan-serangan gelombang demi gelombang dari berbagai bangsa Eropa (Prancis, Jerman, Inggris). Inilah yang dikenal dengan Perang Salib atau The Crusade. Pada tahun 1099 laskar Eropa merebut Yerusalem dan mengubah Masjid al-Aqsa menjadi gereja! Umat Islam saat itu kehilangan semangat perjuangan (jihad) dan persaudaraan (ukhuwah), sebab secara politis terpecah-belah dalam banyak kerajaan dan kesultanan, meskipun khalifah tetap satu, yaitu Bani Abbas di Bagdad, sebagai lambang persatuan spiritual.

Menurut Salahuddin, semangat juang umat Islam harus dihidupkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat kepada nabi mereka. Dia mengimbau umat Islam di seluruh dunia agar hari lahir Nabi Muhammad saw., 12 Rabiul Awal, yang setiap tahun berlalu begitu saja tanpa diperingati, kini dirayakan secara massal. Sebenarnya hal itu bukan gagasan murni Salahuddin, melainkan usul dari iparnya, Muzaffaruddin Gekburi, yang menjadi atabeg (semacam bupati) di Irbil, Suriah Utara. Untuk mengimbangi maraknya peringatan Natal oleh umat Nasrani, Muzaffaruddin di istananya sering menyelenggarakan peringatan maulid nabi, cuma perayaannya bersifat lokal dan tidak setiap tahun. Adapun Salahuddin ingin agar perayaan maulid nabi menjadi tradisi bagi umat Islam di seluruh dunia dengan tujuan meningkatkan semangat juang, bukan sekadar perayaan ulang tahun biasa.

Pada mulanya gagasan Salahuddin ditentang oleh para ulama, sebab sejak zaman Nabi peringatan seperti itu tidak pernah ada. Lagi pula hari raya resmi menurut ajaran agama cuma ada dua, yaitu Idulfitri dan Iduladha. Akan tetapi Salahuddin menegaskan bahwa perayaan maulid nabi hanyalah kegiatan yang menyemarakkan syiar agama, bukan perayaan yang bersifat ritual, sehingga tidak dapat dikategorikan bid`ah yang terlarang. Ketika Salahuddin meminta persetujuan dari Khalifah An-Nashir di Bagdad, ternyata khalifah setuju. Maka pada ibadah haji bulan Zulhijjah 579 Hijriyah (1183 Masehi), Sultan Salahuddin al-Ayyubi sebagai penguasa Haramain (dua tanah suci Mekah dan Madinah) mengeluarkan instruksi kepada seluruh jemaah haji, agar jika kembali ke kampung halaman masing-masing segera menyosialkan kepada masyarakat Islam di mana saja berada, bahwa mulai tahun 580 Hijriah (1184 Masehi) tanggal 12 Rabiul-Awwal dirayakan sebagai hari maulid nabi dengan berbagai kegiatan yang membangkitkan semangat umat Islam.

Salah satu kegiatan yang diadakan oleh Sultan Salahuddin pada peringatan maulid nabi yang pertama kali tahun 1184 (580 Hijriah) adalah menyelenggarakan sayembara penulisan riwayat Nabi beserta puji-pujian bagi Nabi dengan bahasa yang seindah mungkin. Seluruh ulama dan sastrawan diundang untuk mengikuti kompetisi tersebut. Pemenang yang menjadi juara pertama adalah Syaikh Ja`far al-Barzanji. Karyanya yang dikenal sebagai Kitab Barzanji sampai sekarang sering dibaca masyarakat di kampung-kampung pada peringatan maulid nabi.

Ternyata peringatan maulid nabi yang diselenggarakan Sultan Salahuddin itu membuahkan hasil yang positif. Semangat umat Islam menghadapi Perang Salib bergelora kembali. Salahuddin berhasil menghimpun kekuatan, sehingga pada tahun 1187 (583 Hijriah) Yerusalem direbut oleh Salahuddin dari tangan bangsa Eropa, dan Masjid al-Aqsa menjadi masjid kembali sampai hari ini.

Jika kita membuka lembaran sejarah penyebaran Islam di Pulau Jawa, perayaan maulid nabi dimanfaatkan oleh para Wali Songo untuk sarana dakwah dengan berbagai kegiatan yang menarik masyarakat agar mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat) sebagai pertanda memeluk Islam. Itulah sebabnya perayaan maulid nabi disebut Perayaan Syahadatain, yang oleh lidah Jawa diucapkan Sekaten.

Dua kalimat syahadat itu dilambangkan dengan dua buah gamelan ciptaan Sunan Kalijaga, Kiai Nogowilogo dan Kiai Gunturmadu, yang ditabuh di halaman Masjid Demak pada waktu perayaan maulid nabi. Sebelum menabuh dua gamelan tersebut, orang-orang yang baru masuk Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat terlebih dulu memasuki pintu gerbang "pengampunan" yang disebut gapura (dari bahasa Arab ghafura, "Dia mengampuni").

Pada zaman kesultanan Mataram, perayaan maulid nabi disebut Gerebeg Mulud. Kata gerebeg artinya "mengikuti", yaitu mengikuti sultan dan para pembesar keluar dari keraton menuju masjid untuk mengikuti perayaan maulid nabi, lengkap dengan sarana upacara, seperti nasi gunungan dan sebagainya. Di samping Gerebeg Mulud, ada juga perayaan Gerebeg Poso (menyambut Idulfitri) dan Gerebeg Besar (menyambut Iduladha).

Keunikan suku Quraisy

Hal yang menarik untuk kita kaji adalah mengapa nabi dan rasul terakhir bagi umat manusia dibangkitkan Allah dari kalangan suku Quraisy di Semenanjung Arabia? Jawaban atas pertanyaan ini diberikan oleh Allah sendiri dalam Alquran Surat Quraisy ayat pertama dan kedua yang berbunyi, "Karena tradisi suku Quraisy. Tradisi mereka mengembara di musim dingin dan di musim panas".

Kota suci Mekah pada mulanya bernama Baka atau Bakkah, sebagaimana tercantum dalam Ali Imran 96. Dalam bahasa Arab, kata baka mempunyai dua arti, "berderai air mata" dan "pohon balsam". Arti yang pertama berhubungan dengan gersangnya daerah itu sehingga seakan-akan tidak memberikan harapan, dan arti yang kedua berhubungan dengan banyaknya pohon balsam (genus commiphora) yang tumbuh di sana. Oleh karena huruf mim dan ba sama-sama huruf bilabial (bibir), nama Bakkah lama-kelamaan berubah menjadi Makkah.

Karena kota Mekah sangat gersang, orang-orang Quraisy penghuni kota itu tidak mungkin hidup dari sektor agraris (pertanian), melainkan harus mengembangkan sektor bisnis (perdagangan). Dibandingkan suku-suku lain di Semenanjung Arabia, suku Quraisy memiliki watak istimewa, tahan segala cuaca! Mereka memiliki tradisi (ilaf) gemar mengembara baik di musim dingin maupun di musim panas untuk berniaga.

Pada mulanya sebagian besar suku Quraisy memusuhi Islam sehingga Nabi Muhammad saw. dan para pengikut beliau harus meninggalkan kampung halaman berhijrah ke Madinah. Akan tetapi akhirnya seluruh orang Quraisy memeluk agama Islam, terutama setelah Rasulullah menguasai Mekah. Tradisi gemar mengembara dari suku Quraisy merupakan salah satu faktor yang ikut mempercepat penyebaran agama Islam. Hanya satu abad sesudah nabi wafat, pada pertengahan abad ke-8 kekuasaan Islam membentang dari Spanyol sampai Xinjiang.

Rupanya sudah menjadi sunnatullah (hukum Ilahi) bahwa suatu ide atau ajaran akan cepat berkembang luas apabila disebarkan oleh orang-orang yang gemar mengembara. Dalam sejarah tanah air kita, organisasi Muhammadiyah memiliki pengalaman serupa. Pada zaman pendirinya, K.H. Ahmad Dahlan, organisasi dakwah yang lahir di Yogyakarta ini baru tersebar di Pulau Jawa. Muhammadiyah segera berkembang cepat ke seluruh Nusantara setelah disebarkan oleh dua suku pengembara, orang-orang Minangkabau dan orang-orang Bugis.

Gersangnya daerah Mekah membawa hikmah lain, dua kekuatan adikuasa pada zaman Nabi Muhammad saw., yaitu Romawi dan Persia, tidak berminat untuk menguasai Mekah. Demikian pula ketika pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 kolonial Inggris dan Prancis berbagi kekuasaan di Timur Tengah, daerah Mekah sama sekali tidaklah mereka jamah. Dari zaman nabi sampai sekarang, Kakbah (Rumah Allah) tidak pernah berada di bawah dominasi kekuasaan kelompok non-Muslim.

Ketika Nabi Ibrahim a.s. dan putera beliau Nabi Ismail a.s. mendirikan Rumah Allah, yaitu Kakbah sekarang, Nabi Ibrahim a.s. berdoa, "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini aman sentosa, dan anugerahkanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari akhirat." (Surat Al-Baqarah 126). Doa Nabi Ibrahim a.s. tersebut dikabulkan oleh Allah secara kontinu sampai hari ini! Meskipun tanah Mekah gersang dan tidak memproduksi buah-buahan, para jemaah haji dapat menyaksikan sendiri bahwa buah-buahan apa pun jenisnya dapat kita jumpai di Mekah, mulai dari anggur Prancis sampai pisang Ekuador.

Air pun kini berlimpah di Mekah. Di samping sumber telaga Zamzam yang tidak pernah kering, pemerintah Arab Saudi menggunakan teknologi modern dalam menyediakan air bersih dari hasil penyulingan (destilasi) air laut. Dengan teknologi tinggi yang disebut flash distillation, tekanan diturunkan sedemikian rupa sehingga air laut mendidih pada suhu 50 derajat Celsius, lalu uap air yang sudah terpisah dari garam-garam dilewatkan melalui alat pengembun (kondensor) supaya cair kembali. Proses ini cukup murah sebab hemat energi. Di Jeddah pabrik penyulingan air laut semacam ini memproduksi 50 juta liter air bersih per hari, dan sebagian besar disalurkan ke Kota Mekah untuk keperluan para jemaah haji.

Sebagai penutup uraian, ada tiga kesimpulan yang patut kita petik. Pertama, perayaan maulid nabi kita selenggarakan untuk meningkatkan semangat juang dan sebagai alat dakwah. Kedua, Nabi dan rasul terakhir Muhammad saw. sengaja dibangkitkan Allah dari kota Mekah yang gersang, yang penduduknya bersifat gemar mengembara, untuk efektivitas penyebaran agama Allah. Ketiga, Allah senantiasa menganugerahi Mekah bahan makanan dan air yang berlimpah, serta melindungi kota suci itu dari dominasi kekuasaan kelompok lain. Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya.***

Penulis tinggal di Jln. Kayu Agung Bandung.